Xiaomi Mi Max 2 Usung Baterai Berkapasitas Besar

Xiaomi Mi Max 2 Usung Baterai Berkapasitas Besar

Setelah sebelumnya Xiaomi merilis Xiaomi Mi Max pada tahun lalu, bulan Juni lalu akhirnya Xiaomi merilis penerus Mi Max tersebut. Ponsel baru tersebut dinamai Mi Max 2. Sama seperti generasi sebelumnya, ponsel anyar ini juga memiliki layar seluas 6,44 inchi.

Perbedaan yang paling mencolok dari smartphone ini yaitu Mi Max 2 mengusung baterai berkapasitas jumbo, yakni 5.300 mAh, dimana lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Baterai berkapasitas besar itu pun menjadi keunggulan utama dari smartphone ini.

Xiaomi Mi Max 2 Usung Baterai Berkapasitas Besar

Melihat bodi fisik dari Xiaomi Mi Max 2, ponsel pintar besutan vendor terkemuka Tiongkok ini memiliki bodi yang terbuat dari bahan logam. Ponsel ini juga memiliki tiga tombol capacitive di bagian depan, pemindai sidik jari di bagian belakang, dan sudut-sudut yang membulat. Tampak pula garis antena yang terlihat mendekati ujung perangkat.

Terkait dengan dapur permesinannya, saudara dari Xiaomi Mi Max ini pun dibekali dengan otak pemrosesan berupa chipset Qualcomm Snapdragon 625 2 GHz. Dengan adanya chipset tersebut, ponsel pintar itu pun dapat memiliki pengelolaan daya yang lebih efisien.

Dengan dibekalinya baterai berukuran jumbo 5.300 mAh, serta adanya chipset Snapdragon 625, maka kombinasi tersebut akan memberikan durasi pemakaian yang sangat panjang. Bataerai tersebut kemungkinan dapat bertahan hingga dua hari. Tak ketinggalan, smartphone tersebut juga telah dilengkapi dengan Quick Charge 3.0 sehingga meski memiliki baterai yang besar, tetapi pengisian daya tetap dapat dilakukan dengan cepat.

Spesifikasi lainnya dari smartphone ini antara lain terdapat RAM berkapasitas 4 GB, memori penyimpanan internal 64 GB atau 128 GB, kamera utama 12 megapiksel, kamera depan 5 megapiksel, serta sistem operasi Android 7.0 (Nougat). Smartphone ini pun juga telah mengusung Dual SIM dan mampu diupgrade ke MIUI 8.

Xiaomi Mi Max 2 tersebut pertama kali di luncurkan pada tanggal 1 Juni lalu di China dan dibanderol dengan harga 247 dollar AS atau sekitar Rp. 3,2 juta untuk kapasitas 64 GB dan 290 dollar AS atau setara Rp. 3,8 juta untuk kapasitas 128 GB.